PT AISI rilis Kebijakan Manajemen mutu sertifikasi ISPO & SVLK. Menjamin 100% independensi, bebas konsultasi pendampingan, dan responsif bagi perusahaan & pekebun.
JAKARTA (13/05/2026) – Di tengah dinamisnya tuntutan pasar global terhadap aspek ketertelusuran (traceability) dan kelestarian lingkungan, pemenuhan standar keberlanjutan kini telah menjadi instrumen wajib (mandatory) bagi komoditas strategis Indonesia.
Menjawab tantangan besar ini, PT AWARD Indonesian Sustainability Initiative (PT AISI) hadir memperkuat industri nasional melalui layanan sertifikasi independen untuk skema Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK).
Sebagai Lembaga Sertifikasi ISPO resmi yang ditunjuk oleh Kementerian Pertanian RI, PT AISI menegaskan posisinya dengan merilis Kebijakan Manajemen perusahaan — komitmen tertinggi korporasi dalam menyelenggarakan proses penilaian kesesuaian pihak ketiga yang kredibel, kompeten, transparan, dan terbebas dari segala bentuk konflik kepentingan.
Menjaga Marwah Netralitas dan Kepercayaan Pasar
Salah satu pilar krusial dalam Kebijakan Manajemen PT AISI adalah jaminan mutlak atas imparsialitas. PT AISI memutus rantai risiko benturan kepentingan dengan berkomitmen menjaga kenetralan serta independensi penuh dari tekanan komersial, keuangan, maupun intervensi pihak luar.
Integritas ini diwujudkan dengan ketegasan institusi untuk tidak terlibat dalam aktivitas pendampingan teknis atau konsultasi internal bagi auditi — demi memastikan bahwa setiap sertifikat yang diterbitkan memiliki akuntabilitas tinggi dan sepenuhnya dapat dipercaya oleh pasar domestik maupun internasional.
“Sertifikasi keberlanjutan murni bersandar pada kepercayaan publik. Melalui Kebijakan Manajemen yang rigid, PT AISI memastikan bahwa seluruh evaluasi kesesuaian berjalan secara objektif, nondiskriminatif, dan patuh pada persyaratan peraturan perundangan yang berlaku.” — Manajemen PT AISI
Profesionalisme Auditor dan Perlindungan Data
PT AISI menerapkan rekrutmen terstruktur, pelatihan ISPO, uji kompetensi tahunan, dan pemantauan kinerja secara berkala untuk memastikan 100% auditor mengantongi kualifikasi ISPO Lead Auditor. Para personel dituntut menguasai aspek teknis kelapa sawit dan kehutanan, regulasi hukum, kelayakan lingkungan, ketenagakerjaan, hingga penegakan HAM.
PT AISI juga menjamin perlindungan kerahasiaan atas seluruh data audit, informasi klien, hingga data petani plasma secara ketat, selaras dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Responsif dan Berorientasi pada Mutu Berkelanjutan
PT AISI menargetkan rata-rata proses sejak audit lapangan hingga pengambilan keputusan sertifikasi diselesaikan dalam waktu ≤ 90 hari kerja sesuai SOP. Setiap pengaduan atau banding dari stakeholder dijamin ditangani dengan target respons awal maksimal 10 hari kerja.
Dengan akurasi data traceability melalui metode Mass Balance & Claim yang ditargetkan ≥ 99%, PT AISI terus melakukan evaluasi risiko, audit internal, dan tinjauan manajemen setiap tahun — memantapkan langkahnya sebagai benteng kredibilitas yang siap mengawal komoditas sawit dan produk kehutanan Indonesia di panggung perdagangan dunia.